TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI WEB TDESIGN. SALAM BERBAHAGIA SELALU UNTUK SEMUA, SALAM SUKSES DAN SELAMAT BERAKTIVITAS.

LIHAT....PROFIL DESAIN YANG SUDAH KAMI KERJAKAN

PILIHAN HARGA JASA DESAIN

WELCOME HAK CIPTA,TDESIGN..Dilarang memakai/menggunakan seluruh isi/materi/desain dari blog ini tanpa ijin dari TDESIGN 085353782909 / 085722812597.Trims

PERHATIAN . !!

KEPADA YTH. BP. DEDI ALEXANDER..JIKA BAPAK BERITIKAD BAIK DAN MENGHORMATI PROFESI KAMI, SILAHKAN BAPAK KONFIRMASI MENGENAI JANJI DAN KEWAJIBAN BAPAK YANG BELUM BAPAK SELESAIKAN.HUBUNGI EMAIL KAMI. TERIMA KASIH TDESIGN 085353782909 / 085722812597.Trims

Sabtu, 28 Februari 2015

KURANG AKOMODATIF, GAYA MINIMALIS MULAI DITINGGALKAN

Penulis : Arimbi Ramadhiani
 

DEPOK, KOMPAS.com - Gaya minimalis sempat menjadi tren dan digemari masyarakat yang akan membangun atau merenovasi rumahnya. Tren minimalis ini menjadi primadona karena desainnya yang sederhana dan memberi kesan ruang lebih luas.
Meski begitu, pimpinan biro konsultan desain, interior dan desain Pavilion 95, Firman Herwanto, mengatakan, gaya seperti ini tidak lagi banyak digunakan karena kurang memenuhi kebutuhan.
"Orang kita (klien) sering koleksi pernak pernik atau foto. Begitu dibilang minimalis, tidak boleh ada foto, mereka jadi tidak engagement (berjodoh) dengan rumahnya," ujar Firman kepada Kompas.com, usai pemaparan materi "Shift" di Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Depok, Rabu (25/2/2015).
Firman melanjutkan, dahulu arsitek merupakan master mind atau perencana utama dalam setiap proyek desain. Saat tren minimalis menyeruak, para klien seringkali meminta arsitek untuk dibuatkan rancangan dengan gaya tersebut.
Namun saat ini, ia tidak bisa memaksakan gaya minimalis kepada setiap orang, karena belum tentu cocok dengan karakter penghuninya. Bahkan, semakin hari, tambah dia, trennya justru setiap orang semakin spesifik dan personal terhadap desain yang diinginkan untuk ruangan mereka.
"Dia ingin seperti apa, maunya apa, itu kita yang harus cermat," jelas Firman.
Dia menuturkan, sudah tidak lagi menawarkan gaya minimalis ke klien, tetapi mencari tahu lebih dalam bagaimana keseharian atau kebiasaan mereka. Contohnya, saat ada kliennya yang menyukai fotografi, Firman pun membuat ruang atau studio khusus bagi kliennya, untuk memajang karya-karya mereka.
"Uniknya rumah, kita bicara tentang bagaimana kesehariaannya seseorang. Bisa jadi hobi, atau sesuatu yang lebih personal," sebut dia.
Firman tak menampik jika pada beberapa kesempatan, sempat meminta bantuan pakar fengshui. Alasannya, pakar fengshui lebih memahami karakter personal seseorang.
"Jadi desain sekarang lebih melihat bagaimana psikologi seseorang," tandas dia.
Posting Komentar

RUMAH IDELA MINIMALIS 10X20 M2

RUMAH UKURAN 7 X 12.50 M2 ( 2 LANTAI )

DESAIN TERBARU RUMAH UKURAN 10 X 20 M2

PROMO DESAIN RUMAH MINIMALIS MEWAH 2 LANTAI

RUMAH IDEAL MINIMALIS 10X20 M2

PROMO RUMAH MINIMALIS 2 LANTAI 15 X 20 M2

RUMAH TIPE 70/120 (8X15 M2 )

RUMAH TIPE 70/136 ( 8 X 17 M2 )

INFORMASI TERBARU CLUSTER PITARA LOKA

GALERI TDESIGN 2015

SALAH SATU PROJECT RUMAH TERBANGUN DI TAHUN 2016