TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI WEB TDESIGN. SALAM BERBAHAGIA SELALU UNTUK SEMUA, SALAM SUKSES DAN SELAMAT BERAKTIVITAS.

LIHAT....PROFIL DESAIN YANG SUDAH KAMI KERJAKAN

PILIHAN HARGA JASA DESAIN

WELCOME HAK CIPTA,TDESIGN..Dilarang memakai/menggunakan seluruh isi/materi/desain dari blog ini tanpa ijin dari TDESIGN 085353782909 / 085722812597.Trims

PERHATIAN . !!

KEPADA YTH. BP. DEDI ALEXANDER..JIKA BAPAK BERITIKAD BAIK DAN MENGHORMATI PROFESI KAMI, SILAHKAN BAPAK KONFIRMASI MENGENAI JANJI DAN KEWAJIBAN BAPAK YANG BELUM BAPAK SELESAIKAN.HUBUNGI EMAIL KAMI. TERIMA KASIH TDESIGN 085353782909 / 085722812597.Trims

Tanah yang baik dan buruk buat bangun rumah

SAMPLE PERTAMA

Selain tempat yang tinggi dan menjulang, rendah dan menyesak, bergetaran perusak serta tanah ganjil, tentu saja masih banyak lagi yang tidak layak dijadikan tempat tinggal. Untuk memilih lokasi sebaiknya meminta petunjuk pada seorang pakar fengshui yang benar-benar ahli.
Tanah yang banyak berpasir sebaiknya tidak dibeli untuk dibangun rumah. Karena energi tanah dari tanah yang banyak berpasir mudah terhambur. Tak dapat menyimpan energi tanah yang pekat di dalamnya.
Tanah yang banyak berbatu sebaiknya tidak dibeli untuk membangun rumah pula. Karena energi tanah dari tanah yang berbatu pun mudah terhambur. Bila letak geografisnya tidak menguntungkan akan berakibat buruk. Tekstur tanah yang baik adalah tanah yang akan menggumpal bila kita meremasnya dengan telapak tangan. Namun bukan jenis tanah liat, berkisar di antara jenis tanah liat dan tanah biasa.
Dalam pemilihan tanah, sebaiknya bagian belakang agak tinggi, ini disebut belakang ada sandaran. Naga datang dijemput dari depan, berarti energi tanah diterima dengan baik. Rumah yang demikian akan duduk secara pas dan rapi di atas dudukan dataran luas. Sebelum membangun sebuah rumah, periksalah sisi kiri dan sisi kanannya apakah ada sandaran tangan atau tidak ? Sandaran tangan merupakan pelindung, melambangkan Dewa Penolong, juga bermakna menabung angin mengumpulkan energi, dapat memperoleh banyak bantuan.
Bagian depan rumah sebaiknya memiliki medan penglihatan yang luas, tidak boleh ada jurang atau lubang yang dalam; sebaiknya berupa dataran luas atau tanah yang sedikit menurun. Lebih baik lagi kalau di kejauhan ada danau. Jika di seberangnya ada rumah, boleh-boleh saja, tetapi pintu utama kita jangan berhadap-hadapan dengan sudut rumah seberang.
Empat prinsip utama untuk tempat pemakaman adalah: belakang ada sandaran, kanan-kiri ada rangkulan, depan ada cermin, di atas cermin ada buih. Sebenarnya empat prinsip utama ini pun dapat diterapkan untuk rumah tinggal. Jadi, dalam hal memilih tanah, baik tempat makam maupun rumah tinggal, memiliki prinsip yang sama.
Memilih tanah untuk membangun rumah di kota, biasanya tanahnya agak datar. Namun dengan mengamati aliran air kali, kita dapat mengetahui mana lokasi yang lebih tinggi, mana lokasi yang lebih rendah. Tingkat keliatan tanahnya harus diperhatikan. Lalu amati pula bangunan di sisi kanan dan sisi kiri rumah yang hendak dibangun, apakah serasi atau tidak?
Apakah mendukung rumah yang akan kita bangun? Setelah bangunannya rampung, perhatikan pula pemandangan di depan rumah apakah ada sesuatu obyek yang merintangi? Karena kita akan mendiami rumah tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama, maka pemandangan yang indah tentu saja akan membuat suasana hati terasa nyaman setiap kali keluar masuk rumah.
Sebaliknya, jika di depan pintu ada urukan sampah, tiang listrik, sudut rumah seberang, peternakan ayam, dan lain sebagainya, maka rintangan serta suasana demikian dapat mempengaruhi suasana hati segenap penghuni rumah, membuat jiwa penghuni tertekan. Begitu pula jika di depan rumah terdapat kebun sayur, liang tempat penampungan pupuk kandang, atau tanaman yang diberi pupuk kandang ayam, maka ini juga akan merusak getaran tanah setempat. Hal seperti tempat pembakaran sampah di depan pintu rumah, benturan jalan di depan pintu rumah, cerobong asap di seberang rumah, tempat ibadah yang ada di depan atau di belakang rumah, semuanya dapat mempengaruhi getaran tanah. Hendaknya lebih bersikap hati-hati.
Sebelum memilih tanah untuk membangun rumah, selidikilah terlebih dahulu bekas fungsi tanah tersebut. Apakah tanah tersebut bekas sawah, ladang, kebun kayu, peternakan, pabrik, ladang peternakan, jalan, padang rumput, atau lain sebagainya? Semua yang disebut di atas tidak ada masalah.
Jika tanah tersebut bekas lokasi kebakaran, rumah kuno di atas satu abad, pejagalan, kuburan, tempat ibadah, rumah sakit, tempat kremasi, kuburan tak bertuan, prasasti dan lain sebagainya, maka tanah yang demikian tidak mujur.
Jika hendak membangun rumah di atas tanah bekas peternakan ayam, kuda, sapi, babi dan hewan ternak lainnya, bisa juga dengan cara menggali tanah sedalam 50 cm, kemudian diuruk dengan tanah yang bersih. Dengan demikian tak perlu lagi kuatir.
Andai kata terpaksa harus membangun rumah di atas tanah yang memiliki getaran perusak, maka sebelum pembangunan dimulai harus melakukan pembersihan secara agamawi. Mintalah para bhiksu membacakan doa dan sutra untuk upaya penyeberangan.
Kebiasaan saya mengamati fengshui sebuah rumah tinggal, yang pertama-tama diamati adalah tanahnya, kemudian bentuk rumah. Semua ini dengan tujuan untuk melihat kekuatan getaran. Jika getarannya kuat, rumah tersebut pasti akan menuju kejayaan; Jika getarannya lemah, rumah tersebut pasti akan menuju kemerosotan. Rumah yang besar mesti diimbangi dengan getaran tanah yang besar, demikian pula rumah yang kecil mesti diimbangi dengan getaran tanah yang kecil.
Rumah mungil yang dibangun di lokasi yang getaran tanahnya besar merupakan suatu pemborosan. Rumah besar yang dibangun di lokasi yang getaran tanahnya kecil merupakan suatu kemerosotan.
Selain itu, kota di jaman sekarang memiliki infrastruktur yang mudah menembus ke mana-mana. Kendaraan yang melaju di jalanan turut menciptakan semacam getaran tertentu. Ada jalan yang lurus, ada pula jalan yang berliku-liku menciptakan efek busur sebalik.
Dalam hal memilih tanah untuk membangun rumah, hindarilah jalan yang dapat menimbulkan efek benturan jalan atau busur sebalik (tusuk sate). Bangunan yang terdapat benturan jalan boleh digunakan sebagai kantor polisi, kantor pemerintah, tempat ibadah.
Saya perhatikan satu hal, hingga saat ini masih saja ada orang yang mengatakan fengshui adalah sesuatu yang takhayul. Sebenarnya fengshui bukan takhayul, singkat kata, fengshui adalah ilmu lingkungan yang lebih mendalam. Lingkungan yang nyaman tentu saja akan menciptakan suasana hati yang nyaman. Jika manusia dapat selalu berada dalam suasana hati yang nyaman, maka segala usahanya pun akan sukses.
Kiat Memilih Tanah untuk Membangun Rumah yang saya kemukakan di sini, tentu saja hanya hal yang pokok-pokok saja. Masih banyak lagi hal yang lebih detil yang lebih mendalam. Semoga saya dapat menemukan orang yang berjodoh untuk dibeberkan lebih rinci. Semoga tulisan ini dapat memperluas wawasan fengshui para pembaca.
Sumber: Pengulasan Fengshui Rumah Tinggal oleh Seng-yen Lu

 SAMPLE KEDUA

10 Jenis Tanah yang Buruk Untuk Tempat Tinggal

Ternyata, mengacu kaca mata fengsui, metafisika dan ahli pertanahan tidak semua tanah bagus untuk di jadikan tempat tinggal. Maka, bila kini tengah mencari tanah, kiranya perlu mengetahui jenis tanah atau historis tanah tersebut.

Secara ilmu Metafisika tanah yang dulunya menyimpan historis yang buruk akan menyimpan energi negatif bagi rumah atau bangunan yang akan di bangun diatas tanah tersebut.

Mari kita lihat bersama, ini dia tanah yang "katanya" tidak bagus untuk tempat tinggal :

1. Tanah bekas pemakaman - termasuk makam tidak bertuan.

Sapa yang mau rumahnya dibangun ditempat bekas kuburan/pemakaman, pasti banyak yang tidak ingin rumahnya dibangun diatas bekas kuburan apalagi kuburan yang tidak bertuan atau tidak ada yang mengakui, jangankan bekas kuburan, membangun rumah di dekat kuburanpun masih banyak yang mengeluh. Bisa dibayangkan mayat-mayat yang sudah dikubur lama, dipindahkan dan tanahnya kita bangun untuk membangun rumah.
 
2. Tanah bekas rumah sakit.

Sudah jelas Rumah Sakit adalah tempat banyak orang diselamatkan tapi disisi lain Rumah Sakit adalah tempat orang-orang menghela nafas terakhirnya baik secara wajar ataupun tidak wajar (bunuh diri, dibunuh, kecelakaan dsb), bercak darah yang sudah lama, bagian-bagian tubuh yang dimakan tanah mungkin masih tersimpan di dalam tanah bekas rumah sakit itu sendiri.

3. Tanah yang dulu diisi peristiwa kematian tidak wajar (pembunuhan, bunuh diri, dan lain-lain sejenis).

Tempat bunuh diri, bekas tragedi, pembuangan mayat dsb. adalah tanah yang sangat tidak wajar untuk dibangun rumah. Kalaupun dibangun mungkin hawa rumah tersebut berbeda.

4. Tanah bekas urukan / galian.


Struktur tanah ini kurang bagus, biasanya rawan longsor dan mudah terkena banjir.

5. Tanah yang banyak mengandung pasir.

Bukan masalah supranatural tetapi tanah yang satu ini adalah masalah natural, tanah yang berpasir adalah tanah yang kurang baik untuk pondasi rumah, resiko roboh atau runtuh akan sangat besar apalagi ketika terjadi gempa.

6. Tanah yang berbatu.

Tanah yang berbatu, mungkin bagus untuk kekuatan pondasi tapi menurut para ahli fengshui, tanah berbatu kurang baik untuk dibangun rumah.

7. Tanah di lokasi bekas peristiwa kebakaran.

Banyak kejadian jika suatu tempat / bangunan pernah terjadi kebakaran maka setelah dibangun kembali suasana dan hawa tempat / bangunan tersebut menjadi berbeda dari sebelumnya. Selain itu tanah bekas kebakaran sulit sekali ditanami tumbuhan karena hilang kesuburannya/humus tanahnya.

8. Tanah bekas lokasi rumah kuno berusia melebihi satu abad.


Tanah yang seperti ini biasanya banyak dikeramatkan, dan sangat jarang orang yangg berani membuat tempat tinggal diatasnya.

9. Tanah bekas rumah jagal (tempat eksekusi mati).

Rumah jagal atau tempat eksekusi juga tidak baik untuk dibangun sebuah tempat bernaung, selain fungsi historis yang berbeda. arwah-arwah penasaranpun mungkin ada yang berkeliaran. :(

10. Tanah bekas prasasti.

Tidak ada orang yang berani membangunm rumah di atas tanah bekas prasasti, candi atau tempat bekas peninggalan sejarah. Selain dikeramatkan mungkin Pejabat Pemerintah setempat akan langsung menggusur rumah anda.
Tapi terlepas dari itu, percaya atau tidak itu keputusan anda. Carilah rumah yang nyaman, ramai, aman dan kondusif, sehingga ketika pulang beraktifitas kita akan dibuat sejuk oleh rumah kita.

Posting Komentar

RUMAH IDELA MINIMALIS 10X20 M2

RUMAH UKURAN 7 X 12.50 M2 ( 2 LANTAI )

DESAIN TERBARU RUMAH UKURAN 10 X 20 M2

PROMO DESAIN RUMAH MINIMALIS MEWAH 2 LANTAI

RUMAH IDEAL MINIMALIS 10X20 M2

PROMO RUMAH MINIMALIS 2 LANTAI 15 X 20 M2

RUMAH TIPE 70/120 (8X15 M2 )

RUMAH TIPE 70/136 ( 8 X 17 M2 )

INFORMASI TERBARU CLUSTER PITARA LOKA

GALERI TDESIGN 2015

SALAH SATU PROJECT RUMAH TERBANGUN DI TAHUN 2016